Inilah Tips Menangani Bayi Prematur yang Benar

Tips Menangani Bayi Prematur yang Benar - Bayi prematur keluar dari rahim ibu sebelum rentang waktu kehamilan yang seharusnya. Bayi prematur memiliki berat badan yang rendah serta perkembangan organ yang belum sempurna. Dalam merawat bayi prematur, di perlukan tenaga serta cara merawat yang lebih hati- hati di bandingkan dengan merawat bayi yang terlahir normal.


Lantas bagaimana cara merawat bayi prematur dengan benar? Berikut kami bagikan ulasan lengkapnya.

1. Berusaha untuk menjadi mama kangguru

Kangguru biasa membawa anak mereka dengan kantung yang ada di  perut. Hal ini juga dapat diterapkan untuk merawat bayi yang terlahir prematur. Perawatan kangguru pada bayi pematur dapat dilakukan dengan cara yang sama yakni menggendong bayi dengan cara dimasukkan ke dalam baju atau menggunakan kain gendongan khusus.

Langkah perawatan bayi yang demikian, dilakukan supaya kulit ibu dapat bersentuhan secara langsung dengan kulit bayi. Perawatan kangguru pada bayi memiliki banyak sekali keunggulan seperti yang berikut ini.

  • Menjaga tubuh bayi agar selalu hangat.
  • Membantu menenangkan bayi agar frekuensi menangis dapat berkurang.
  • Membantu detak jantung serta pernapasan bayi supaya lebih teratur.
  • Membuat bayi lebih mudah tidur dengan nyenyak.
  • Mampu meningkatkan produksi ASI ibu sehingga dapat menyusui bayi dengan lebih baik.

Dalam melakukan perawatan kangguru, anda bisa melakukannya sesegera mungkin setelah bayi lahir. Meski demikian, anda tetap harus mengikuti kebijakan rumah sakit jika memang perawatan kangguru belum dibolehkan.

2. Pemberian vaksin atau imunisasi

Vaksin dan imunisasi adalah langkah penting untuk melindungi sang buah hati dari yang namanya serangan penyakit. Jadwal imunisasi antara bayi prematur dengan bayi yang terlahir normal, umumnya adalah sama. Adapun perbedaannya terletak pada pemberian vaksin hepatitis B.

Selain itu, ada kemungkinan jika dokter akan menganjurkan pemberian vaksin flu pada bayi prematur saat menginjak usia enam bulan. Keluarga dari bayi juga dimungkinkan mendapat vaksin flu yang sama guna mencegah penularan flu pada bayi di rumah.

3. Memperhatikan jadwal makan bayi

Bayi yang prematur, biasanya disusui sebanyak delapan hingga sepuluh kali dalam sehari. Bayi yang disusui secara cukup, umumnya buang air kecil sebanyak enam hingga delapan kali per harinya.

4. Ciptakan lingkungan yang tenang

Menciptakan lingkungan yang kondusif, sebaiknya dilakukan supaya bayi bisa tidur tenang tanpa terganggu. Untuk masalah pencahayaan, anda bisa mengaturnya dengan baik supaya cahaya tidak terlalu terang di dalam kamar. Pastikan pula untuk membuka pintu ataupun berbicara secara perlahan saat berada di dekat bayi anda.

5. Posisi tidur sang bayi

Untuk posisi tidur yang baik, ibu bisa memastikan bayi tidur dengan posisi terlentang. Posisi tidur ini bertujuan untuk mengurangi resiko kematian bayi mendadak yang lebih banyak terjadi pada bayi prematur dibandingkan dengan bayi terlahir normal.

Bayi prematur umumnya memiliki waktu tidur yang lebih sering namun dengan durasi tidur yang pendek. Tidak heran jika kemudian, ibu akan lebih sering terjaga di malam hari.

6. Hindarkan bayi dari orang yang sakit

Cara merawat bayi prematur yang selanjutnya, bisa dilakukan dengan melindungi buah hati dari serangan virus yang tersebar di lingkungan sekitar. Adapun langkahnya bisa dilakukan dengan cara menjauhkan bayi dari orang yang tengah sakit.

Baca Juga: Buat Bunda yang Baru Melahirkan, Sebaiknya Simak Tips Perawatan Bayi yang Benar Berikut Ini
Hindarkan pula bayi anda dari paparan asap entah yang berasal dari kendaraan bermotor, asap hasil pembakaran sampah hingga asap hasil merokok.

Dibandingkan dengan bayi yang terlahir normal, bayi prematur membutuhkan perhatian yang lebih. Inilah kenapa, para orang tua khususnya bunda di haruskan siap siaga untuk menjaga bayinya dari kemungkinan buruk yang tidak diinginkan
Advertisement
Inilah Tips Menangani Bayi Prematur yang Benar