Cara Meramu Buah Pare Menjadi Obat - Manfaat & Khasiat Pare

Manfaat Dan Khasiat Buah Pare Untuk Kesehatan - Cara Membuat / Meramu Pare Menjadi Obat Batuk, radang tenggorokan, Sakit Mata merah, Demam, malaria.; Menambah nafsu makan, kencing manis, Rhematik, Sariawan; Bisul, Abses, Demam, malaria, sakit lever, sembelit, cacingan. Siapa yang tak kenal dengan buah pare? aku rasa semua orang di Indonesia sudah mengatahui bentuk fisik buah Pare. Tanaman pare pohonya merambat, sehingga perlu penyangga agar dapat tumbuh subur dan beraturan, buah pare mengantung, bentuknya memanjang dengan ukuran sekitar 50 cm. Buah Pare memiliki ciri khas yaitu permukaan-nya bintil bintil, warnyanya hijau kalau di sayur rasanya pahit.
Manfaat Dan Khasiat Buah Pare Untuk Kesehatan
Gambar : Manfaat, khasiat buah pare
Banyak sebutan nama dari Pare ini antara lain; (Sumatera). Paya, paria, truwuk, ; Paita, paliak, pariak, pania, pepule (Nusa tenggara). Poya, ; Pudu, pentu, paria belenggede, palia (Sulawesi). Papariane,; Pariane, papari, kakariano, taparipong, papariano, popare, pepare; dan masih banyak lagi.

Ada 3 jenis tanaman pare, yaitu pare gajih, pare kodok dan pare hutan. Pare gajih berdaging tebal, warnanya hijau muda atau keputihan, bentuknya besar dan panjang dan rasanya tidak begitu pahit. Pare kodok buahnya bulat pendek, rasanya pahit. Pare hutan adalah pare yang tumbuh liar, buahnya kecil-kecil dan rasanya pahit.

Untuk memperoleh buah yang panjang dan lurus, biasanya pada ujung buah yang masih kecil digantungkan batu. Daun dari pare yang tumbuh liar, dinamakan daun tundung. Daun ini dikatakan lebih berkhasiat bila digunakan untuk pengobatan.

Daun dan buahnya yang masih muda dimakan sebagai lalab mentah atau setelah dikukus terlebih dahulu, dimasak sebagai sayuran, tumis, sambal goreng, gado-gado, dan sebagainya. Tanaman ini juga dapat digunakan untuk membunuh serangga.

Kandungan Senyawa Buah, Biji & Daun Pare

  • Daun: Momordisin, momordin, karantin, asam trikosanik, resin, asam resinat, saponin, vitamin A dan C serta minyak lemak terdiri dari asam oleat, asam linoleat, asam stearat dan L.oleostearat. 
  • Buah: Karantin, hydroxytryptamine, vitamin A,B dan C. 
  • Biji: Momordisin.

Manfaat & Khasiat Tanaman Pare

Mengobati Batuk, radang tenggorokan, Sakit Mata merah, Demam, malaria.; Dapat Menambah napsu makan, kencing manis, Rhematik, Sariawan; Bisul, Abses, Demam, malaria, sakit lever, sembelit, cacingan;

Pada Buah: dapat di manfaatkan sebagai Peluruh dahak, pembersih darah, menambah napsu makan, penurun panas, penyegar badan. 
Pada bagian Bunga: Dapat Memacu enzim pencernaan. 
Bagian Daun: dapat dimanfaatkan untuk Peluruh haid, pencahar, perangsang muntah, penurun. Lebih lengkapnya...

Bagian yang dimanfaatkan adalah pada Buah, biji, bunga, daun dan akar. 
Buah Pare: 
- Batuk, radang tenggorok (pharyngitis). 
- Haus karena panas dalam. 
- Mata sakit dan merah. 
- Demam, malaria. 
- Pingsan karena udara panas (heatstroke). 
- Menambah napsu makan. 
- kencing manis. 
- Disentri. 
- Rheumatism, rematik gout. 
- Memperbanyak air susu (ASI). 
- Datang haid sakit (dismenorrhoea). 
- Sariawan. 
- lnfeksi cacing gelang. 

Bunga Pare: 
- Pencernaan terganggu 

Daun Pare: 
- Cacingan. 
- Luka, abses, bisul. 
- Erysipelas. 
- Terlambat haid. 
- Sembelit, menambah napsu makan. 
- Sakit lever. 
- Demam. 
- Melancarkan pengeluaran ASI. 
- Sifilis, kencing nanah (Gonorrhea). 
- Menyuburkan rambut pada anak balita. 

Akar Pare:
- Disentri amuba. 
- Wasir. 

Biji Pare: 
- Cacingan. 
- Impotensi, 
- Kanker. 

Cara Meramu Tanaman Pare menjadi Obat

Pemakaian Untuk minum : 15-30 gram di juice atau di rebus. 
Pemakaian luar. Buah atau daun secukupnya digiling halus, untuk pemakaian setempat pada luka bakar, bisul, abses, eksim, digigit serangga, biang keringat (miliaria), melancarkan pengeluaran ASI, dan sebagainya. 

Cara pemkaian: 

1. Cacingan pada anak: 
    a.) Daun segar sebanyak 7 g, diseduh dengan 1/2 cangkir air panas.
       Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk 
       sampai merata, minum sekaligus sebelum makan pagi. 

    b.) Ambil dua sampai tiga biji pare. Giling sampai halus, aduk dengan 
       sedikit air masak. Minum, disusul dengan minum air hangat.            
       Ramuan ini untuk pengobatan infeksi cacing gelang. 

2. Menyuburkan rambut yang tipis dan kemerahan: 
    a.) Ambil segenggam daun pare, cuci bersih. Daun kemudian
       ditumbuk sampai seperti bubur, tambahkan air 3/4 gelas. Ramuan 
       ini kemudian diembunkan semalaman. Pagi-pagi ramuan ini 
       disaring, airnya dipakai untuk membasuh kulit kepala. 

    b.) Ambil daun pare yang masih segar secukupnya, lalu dicuci bersih. 
       Daun pare tadi ditumbuk sampai halus, lalu diperas dengan 
       sepotong kain. Airnya dipakai untuk melumas kulit kepala. 
       Lakukan setiap hari. Ramuan ini terutama digunakan untuk bayi 
       dan anak balita. 

3. Bisul, abses: 
    Ambil segenggam daun pare, cuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas
    air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum. 

4. Demam, malaria, sakit lever, sembelit, cacingan: 
    Segenggam penuh daun pare dicuci bersih, lalu ditumbuk halus. 
    Tambahkan 1 cangkir air matang, diaduk merata lalu disaring. Air 
    saringannya ditambahkan sedikit garam, lalu diminum pada pagi hari
    sebelum makan. 

5. Kencing nanah: 
    6 lembar daun pare, 2 jari akar jayanti, 2 jari kulit kemboja, 1 jari 
    rimpang temulawak, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong 
    seperlunya. Rebus dengan 4 gelas

6. Haus karena panas dalam, demam, heat stroke: 
    Satu buah pare mentah yang masih segar dicuci bersih, lalu dibelah. 
    Buang isinya, potong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 
    gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, 
    minum. 

7. Diabetes: 
    a.) 200 g buah pare segar dicuci bersih lalu diblender. Tambahkan 
       air minum secukupnya, lalu diperas dengan sepotong kain sampai 
       terkumpul sebanyak 50 ml (seperempat gelas). Perasan 
       dihangatkan dengan api kecil selama 15-30 menit. Setelah dingin 
       diminum, lakukan setiap hari. 

    b.) 200 g buah pare dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Rebus dengan 
       3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, 
       minum, Lakukan setiap hari. 

8. Disentri. 
    Buah pare segar dicuci lalu dibelah, isinya dibuang. Parut atau 
    dijuice, airnya diminum. Segera minum air matang. Satu kali minum 
    200 cc. 

9. Disentri amuba, diare: 
    Ambil akar pare yang masih segar sebanyak 30 g. Dicuci bersih lalu 
    dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai 
    tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan gula pasir 
    secukupnya lalu diminum. 

Baca Juga : Kandungan Dan Manfaat Buah Juga Daun Kersen ( Ceri ) Buat Kesehatan
Demikianlah khasiat dan manfaat buah Pare, sekaligus cara meramu atau membuat pare mengobati berbagai penyakit.

source
Advertisement
Cara Meramu Buah Pare Menjadi Obat - Manfaat & Khasiat Pare